Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Kabel UTP Beserta Fungsi dan Jenis-Jenisnya

Pada artikel kali ini, akan dibahas mengenai kabel jaringan. Terdapat banyak sekali jenis kabel jaringan contohnya kabel coaxial dan fiber optik, masing-masing memiliki fungsi yang berbeda-beda yang sangat umum dijumpai yaitu kabel UTP. Namun untuk artikel kali ini, akan dijelaskan salah satunya saja yaitu kabel UTP.

Pengertian Kabel UTP


Penjelasan singkat dari arti kata UTP (Unshielded Twisted-Pair) yaitu :
• Unshielded : Tanpa Pelindung
• Twisted : Terpilin atau Membelit
• Pair : Berpasangan

Kabel UTP merupakan salah satu perangkat keras komputer berupa kabel yang digunakan sebagai penghubung atau transmini data pada sebuah jaringan.
Jika kita lihat dari inti katanya dapat kita jabarkan bahwa Unshielded Twisted Pair atau yang kita kenal dengan istilah UTP merupakan salah satu jenis kebel jaringan yang terdiri dari 4 pasang kabel yang terpilih atau terdapat 8 buah kabel kecil yang masing-masing memiliki warna serta fungsi dari masing-masing warna tersebut kata unshielded juga merupakan penjelasan bahwa kabel UTP tidak memiliki pelindung didalamnya (shied). Kabel ini terbuat dari bahan dasar tembaga. Salah satu jenis kabel jaringan ini memiliki beberapa ciri-ciri diantaranya:


Beberapa ciri-ciri dari kabel UTP diantaranya yaitu:
• Terdiri dari 4 pasang kabel dengan warna yang berbeda dari masing masing kabel (ada 8 warna)
• Setiap pasang kabel saling terlilit.
• Tidak memiliki pelindung
• Tegangan Kabel sekitar 100-150 ohm
• Kecepatan tranfer data sampai 100 Mbps – ethernet (10 mbps)
• Panjang maksimal kabel yang dapat digunakan, 100 Meter
• Menggunakan Soket RJ-45 (RJ = Registered Jack)
• Biaya murah
• Konfigurasi atau pembuatan sangat Mudah
• Banyak digunakan untuk LAN (Local Area Network)

Alasan Kenapa Kabel UTP Dililit Secara Berpasangan:

Alasan pertama yantu untuk meredam kebisingan yang diakibatkan oleh gangnguan sinyal electromagnetic dari luar (external) alasan kedua yaitu untuk meminimalisir kebocoran sinyal dari kabel yang saling berdekatan yang dapat mengakibatkan crosstalk.


Jenis-jenis Kabel UTP
Jenis kabel UTP berdasarkan penggunaannya :

• Kabel Stright (Stright Over)


Salah satu jenis kabel utp ini merupakan kabel yang memiliki susunan yang sama pada kedua ujung kabel, yang biasanya digunakan untuk menghubungkan 2 device jaringan yang berbeda.

Fungsi Dari Kabel Stright
Kabel ini merupakan kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu dengan ujung yang lainnya, kabel ini digunakan untuk menguhungkan 2 perangkat (device) yang berbeda. Berikut merupakan fungsi kabel stright:
1. Menghubungkan Router dengan HUB.
2. menghubungkan Router dengan Switch.
3. Menhubungkan Komputer denga Switch atau HUB.
4. Menghubungkan Komputer dengan Routerboard (mikrotik).
5. Menghubungkan Router dengan Modem.
6. Server dengan Switch atau HUB, serta menghubungkan 2 perangkat yang berbeda lainnya.

• Kabel Cross (Cross Over)


Merupakan kabel yang memiliki susunan kabel yang berbeda antara ujung yang satu dengan ujung yang lain, mudahnya yaitu kabel ini memiliki susunan kabel secara menyilang, kabel ini biasa digunakan untuk menghubungkan 2 device atau perangkat jaringan yang sama.

Fungsi Dari Kabel Cross
Kata “cross” yang jika kita translate ini memiliki arti “menyebrang/menyilang” merupakan jenis kabel UTP yang digunakan untuk menghubungkan 2 jenis perangkat jaringan (device) yang berbeda. Berbeda dengan kabel stright diatas kabel cross memiliki pemasangan yang berbeda pada ujung satu dengan ujung yang lainnya, atau secara menyilang . Berikut merupakan fungi dari kabel Cross:
1. Menghubungkan 2 buah Computer secara langsung .
2. Menghubungkan 2 buah HUB.
3. Menghubungkan 2 buah Switch.
4. Menhubungkan Switch dengan HUB.
5. Menghubungkan Router dengan Router.
6. Serta menghubungkan perangkat jaringan yang sama lainnya.

Tipe-Tipe atau Kategori Kabel UTP
Istilah pengelompokan kabel utp dikenel dengan Category (CAT). Kabel UTP dikelompokkan menurut kwalitas kecepatan transmisi data. Semakin tinggi kategorinya kabel utp maka semakin cepat transmisi data yang dapat dilakukan. Dari beberapa kategori kabel utp, kabel CAT5e dan CAT5 adalah tipe yang paling banyak digunakan pada jaringan Ethernet. Berikut ini merupakan tipe-tipe atau kategori kabel UTP.

• CAT1
Kategori yang pertama merupakan kabel dengan kualitas transmisi paling rendah yaitu sekitar 1 Mbps. Serta hanya mendukung komunikasi suara analog. Kabel CAT1 digunakan untuk menghubungkan telephone analog Plain Old Telephone Service (POTS).

• CAT2
Kategori yang kedua memiliki kecepatan transmisi data sampai 4 Mbps. Kabel pada kategori yang kedua ini telah mendukung transmisi data dan suara digital. Kabel ini biasa digunakan pada jaringan dengan teknologi Token Ring oleh IBM, namun sudah tidak cocok lagi digunakan pada sistem modern pada saat ini.

• CAT3
Kategori yang berikutnya memiliki kecepatan transmisi data sampai 10 Mbps serta mendukung komunikasi/transmisi data dan suara digital. Kabel pada kategori ini hanya mendukung jaringan 10BASE-T saja, dan digunakan pada jaringan IBM Token Ring dengan kecepatan hingga 4 Mbps yang digunakan sebagai pengganti CAT2.

• CAT4
Kabel pada kategori yang ke 4 ini memiliki kecepatan transmisi data sampai16 Mbps seta dapat mendukung komunikasi/transmisi data dan suara digital. Biasanya kabel pada kategori ini digunakan pada jaringan IBM Token Ring 16 Mbps serta dapat mendukung juga pada jaringan Ethernet 10BASE-T.

• CAT5
Kategori yang ke-5 mendukung komunikasi data dan suara digital serta mempunyai kecepatan transmisi data sampai 100 Mbps, namun jika panjang kabel kurang dari 100 m maka kecepatan transmisi datanya bisa sampai 1Gbps. Kategori kabel ini mendukung jaringan Token Ring, Ethernet (10BaseT) dan Fast Ethernet (100BaseT). Dan merupakan kategori kabel yang paling populer yang digunakan pada jaringan.

• CAT5e
Kategori 5e ini merupakan peningkatan dari kategori CAT5 yang memiliki kemampuan kecepatan transmisi data sampai 1 Gbps atau 10/100/1000Mbps. Kabel jenis ini memiliki kinerja yang maksimal yang direkomendasikan pada penggunaan jaringan Gigabit Ethernet.

• CAT6
Kabel pada kategori CAT6 ini mempunyai kemampuan kecepatan transmisi data sampai 10 Gbps dengan frekuensi komunikasi hingga 250Mhz. Kabel ini Umumnya digunakan pada jaringan Gigabit Ethernet dan 10G Ethernet dengan panjang kabel hingga 55 meter.

• CAT6a
Kabel yang merupakan peningkatan dari kabel kategori CAT6 ini memiliki frekuensi komunikasi yang lebih tinggi dari CAT6 yaitu sebesar 500 Mhz.

• CAT7
Pada kategori kabel UTP yang terakhir ini mempunyai kemampuan kecepatan transmisi data sampai 10 Gbps serta memiliki frekuensi komunikasi sampai 600 Mhz kabel pada kategori CAT7 ini mendukung komunikasi data dan juga suara digital. Biasanya kabel pada kategori yang satu ini digunakan pada jaringan Gigabit Ethernet dan 10G Ethernet dengan panjang kabel sampai 100 meter.

Susunan Kabel UTP

Fungsi Dari Masing-Masing Warna Kabel UTP

o Putih Orange = Berfungsi sebagai media penghantar paket data.
o Orange = Berfungsi sebagai media penghantar paket data.
o Putih Hijau = Berfungsi sebagai media penghantar paket data.
o Hijau = Berfungsi sebagai media penghantar paket data.
o Putih Biru = Berfungsi sebagai media penghantar paket suara.
o Biru = Berfungsi sebagai media penghantar paket suara.
o Putih Coklat = Berfungsi untuk menghantarkan tegangan DC.
o Coklat = Berfungsi untuk menghantarkan tegangan DC.